Kamis, 29 Oktober 2009

karib lama dan menulis

Kali ini tentang karib lama.
Maaf ya..saya lupa menulis.
rasanya ritme beberapa minggu belakangan sedikit lebih cepat.
dari hap..hap..hap..
menjadi haphaphap..
arrrrrrggggghhh.....!!!

maaf ya..
karena itu saya sulit menyelipkan jadwal kapan saya menulis lagi

oke..oke..sekarang,tenang kawan..
sekarang saya sudah memiliki sedikit waktu untuk menulis,
yup, seperti permintaanmu tempo hari..

saya akan menulis tentang kita yang bermil-mil detik kebelakang
tentang tangan-tangan kita yang masih bergenggam untuk memulai satu permainan..
"ya..suit..siapa menang??" tanya-mu
"aku yang menaaang..." ujarku
nah, yang lain punya giliran berkata: "HOREEEEE.....kamu kalah..kamu kalah.."(sembari jari-jari kecil mereka saling beradu..prok..prok...prok..) hmmm...riuh...ramai sekali..^_^v
dan kita berlarut SENANG..
rasa-rasanya tanpa beban hidup yang menggantung yah kawan...??
setiap hari hanya kenal bermain..dan bermain..
hobi kita sama, bermain...
iya, bermain..
Hore....!!!

**
kamu ingat,
pernah satu kali aku menangis..
maklum menangis tanpa tujuan jelas
berteriak keras..pasti berisik..

kamu tau,
itu akibat ulah mu,
kamu berlaku curang saat permainan berlangsung..
tidak adil :(

dan kamu tau..

dalam sekejap...
tangisan tadi hilang

dan...
taraaaammmmm...

saya tersenyum lagi...
sebab saat itu saya senang,
sebab di sesi berikutnya, kita satu regu..
pasti kita menang dalam permainan tadi..
haha...
sebab tim kita kuat
sebab ada kamu
ada aku
dan karib handal yang lain..


**
hey..apa yang kamu rekam kuat di memorimu saat ingat masa-masa ini?

tingkah usil??
sandal jepit??
celana pendek??
rangkaian tawa sepanjang hari??
es bon-bon??
kaos oblong yang dekil dan punya aroma khas keringat akibat bermain seharian di bawah siang??
atau..ada lagi..??
bisa bantu ingat..??
pasti ingatanmu jauh lebih kuat..

**
tulisan ini untuk karib lama: terimakasih ya, sudah membuat otak saya sedikit bergerak, paling tidak untuk menguji apakah saya masih ingat dan bisa menulis tentang cerita di ribuan detik sebelumnya, maaf ya..meski sedikit kikuk saya uraikan tulisan tadi, meski tidak banyak..tapi ini untukmu loh, karib lama saya.
akhir kata..
semoga pertemanan ini terus melekat ya..^_^v

Jumat, 09 Oktober 2009

Menuju Jogja..

Menulis memang tidak sulit, tapi bagi saya bukanlah perkara yang bisa dibilang mudah..banyak manusia-manusia cerdas diluar sana,(..hmm entahlah dimana tepatnya..), jari jemari mereka tiba-tiba kebas ketika ingin menyusun sebuah kalimat, ataupun ungkapan sepele. Saya rasa, jika menuliskan hal yang sepele saja kebas, bagaimana mungkin akan mampu menuliskan sebuah tulisan dalam rangka mengungkapan satu hal…,“cinta”.., pasti rumit..!!

Begitupun saya, terkadang jemari saya akan terasa tanpa syaraf saat ingin menulis, dengan kata lain, “lumpuh”, tidak bergerak ketika ingin menuliskan banyak hal, entahlah bagaimana pola kerja syaraf otak dan jemari saya pada saat saya ingin menuliskan sesuatu, karena semua mendadak sulit untuk saya tulis, meskipun hanya untuk satu frase..

Uuh….,seperti saat ini misalnya, bagaimana caranya membuat frase yang dapat membahasakan berkuintal-kuintal apa yang saya rasakan saat ini, tentang banyak hal.. iyaa..tentang apa saja,..

Mungkin…,

tentang saya yang tahun ini sudah dua kali memenangkan kompetisi menulis, Alhamdulillah, satu dari sekian capaian target tahun ini bisa saya tembus..


Saya senang..sangat..!!

Kemudian, hmmm apa lagi ya…oh, mungkin tentang saya yang sabtu pagi besok bersiap memburai banyak senyum, menghirup udara di sudut kota Jogjakarta, dan bukan tidak mungkin ada tawa-tawa kecil yang keluar mulai dari perjalanan ketika di dalam kereta..hmm, pasti akan menyenangkan yah..?!


Uaaah..jadi tidak sabar..!!^_^v


**

Dalam hidup, setiap orang pasti akan melewati kali pertama,

Betul ya?

Betul kan…??

Betul dong…??

Nah, ini kali pertamanya saya ikut kompetisi menulis, awalnya memang sih…ragu, tidak pede..dan perasaan-perasaan lain yang menyebabkan saya mundur perlahan dari kegandrungan saya menulis. Kemudian saya coba, dan ini hasilnya, saya bisa dapatkan satu penghargaan yang berarti bagi saya…iya, penghargaan itu berupa pengalaman.

Satu hikmah baik yang dapat saya petik, “..Jangan Pesimis..terus coba dan berusaha..pasti berhasil..”

Saya yakin setiap orang akan menyambut hal tersebut dengan kepuasan hati secara khusus, mungkin sedikit senyum untuk diri sendiri, dan itu lumrah, karena itu pertanda motivasi dan investasi energi untuk berbagai prestasi selanjutnya, jadi..bukan untuk tinggi hati.



**


Seharian ini, pikiran saya hanya melambung ke Jogja..iya Jogja...

Dan ini kali pertama saya ke Jogja tanpa keluarga dan kerabat dekat, tujuan perjalanan ini juga kali pertamanya untuk menghadiri undangan sebuah penerbit. Dan ini pengalaman yang menarik..pasti!!!

Hey..jangan dibayangkan acaranya akan se heboh SCTV Award, AMY Award, bahkan sangat jauh berbeda dari Grammy Award atau ajang penghargaan lain yang megah..bukan, bukan seperti itu..

Acaranya sederhana saja, tidak diselenggarakan di gedung mewah, tidak ada red carpet, apalagi makanan-makanan yang ke barat-baratan, atau bahkan yang menghadiri akan bergaun dan berpakaian kelas atas.

Tidak..!!


Acara yang akan saya sambangi, akan digelar di pelataran Sebuah masjid di kota Jogja., Masjid Jogokariyan Pastilah disana kalian tidak akan menemukan orang-orang tadi, ya…yang bergaun indah, ber-tuksedo, dan properti-properti mewah tadi.

Ah…semua itu tidak penting buatku..

Karena ada yang penting di bagian akhir dari tulisan ini..

Dengar yah..saya akan pergi bersama orang baik loh..!!hehe..

Pasti saya akan melihatnya tersenyum, tertidur di kursi kereta, dan tertawa lepas selama menyusuri jalan menuju kota Jogja.


Semoga teduhnya kebersamaan ini akan menjadi teman sepanjang hari di Jogja

Selasa, 29 September 2009

satu nasihat baik untuk saya

Ketika Akan Menikah
Janganlah mencari isteri, tetapi carilah ibu bagi anak-anak kita.
Janganlah mencari suami, tetapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

Ketika Melamar
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua / wali si gadis, tetapi meminta kepada Tuhan melalui orang tua / wali si gadis.

Ketika Menikah Di Rumah Tuhan
Anda berdua bukan menikah dihadapan Pastor / Penghulu, tetapi menikah di hadapan Tuhan.

Ketika Resepsi Pernikahan
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk bercerai karena menyia-nyiakan doa mereka.

Sejak Malam Pertama
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang manusia, dan bukan sepasang malaikat.

Selama Menempuh Hidup Berkeluarga
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melulu jalan yang bertabur bunga tapi juga semak berlukar yang penuh dengan onak dan duri.

Ketika Biduk Rumah Tangga Oleng
Jangan saling berlepas tangan, tetapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.

Ketika Belum Memiliki Anak
Cintailah isteri atau suami anda 100%.

Ketika Telah Memiliki Anak
Jangan bagi cinta anda kepada isteri (suami) dan anak anda, tetapi cintailah isteri (suami) anda 100% dan cintailah anak-anak anda masing-masing 100%.

Ketika Ekonomi Keluarga Belum Membaik
Yakinlah bahwa pintu rezeki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri.

Ketika Ekonomi Keluarga Membaik
Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita.

Ketika Anda Adalah Suami
Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan anda.

Ketika Anda Adalah Isteri
Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

Ketika Mendidik Anak
Jangan pernah berfikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.

Ketika Anak Anda Bermasalah
Yakinlah bahwa tidak ada seorang anak pun yang tidak mau bekerjasama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

Ketika Ada “PIL”
Jangan diminum, cukupkanlah suami sebagai obat.

Ketika Ada “WIL”
Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

Ketika Memilih Potret Keluarga
Pilihlah potret keluarga seolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga beriman.

Ketika Ingin Langgeng Harmonis
Gunakanlah formula 6 K :
1. Ketakwaan
2. Kasih sayang
3. Kesetiaan
4. Komunikasi dialogis
5. Keterbukaan
6. Kejujuran

Sumber :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1991181

Minggu, 27 September 2009

Semoga sampai akhir..

Saya suka berkeliling kota pada malam hari. Sangat senang..kamu tau, sebab bukan hanya jauh dari terik, tapi bisa sejenak menikmati lampu-lampu kota sepanjang bibir jalan. Apalagi bisa menikmatinya bersama orang terkasih..orang baik..
that's perfect...!!!^_^

**
sampai separuh malam, rasanya rencana untuk menanyakan plan "A" dan teman-temannya, semakin mendekati hasil yang jatuh pada kata gagal..dan bersabar untuk pertemuan selanjutnya..tik..tok..tik..tok..
saya bingung mulai dari mana..
....
bluuuuuurppppp...
tiba-tiba semua terungkap..iya..., tanpa harus saya bertanya..
saya terpukau..bukan dengan rencana yang dipaparkannya..
saya terpukau, seolah dia sudah paham benar sorot mata saya, yang sejak awal perjumpaan tadi, sudah bertumpuk pertanyaan-pertanyaan serupa..tapi rumit dan sulit untuk saya uraikan.

**
ya Allah..inikah pertanda kau mudahkan kami
semoga saja..
semoga menjadi pertanda baik..
semoga setianya..
kasihnya..
rindunya..
perjuangannya..
semoga sampai akhir..

**
meski harus menanti perjumpaan pada dua September di depan sana..saya akan tetap disini..bersisian dengan orang baik..



Sabtu, 19 September 2009

LEBARAN 1430 H

Tidak perlu banyak syarat untuk membuat saya tersenyum lebar. Apalagi selepas maghrib yang selalu berada di tengah sunyi. Seperti saat tadi, berkumpul bersama karib di masa sekolah dulu. Iya..saya bisa merasakan harum dan rasa manis sekolah waktu smu..Aahh, jadi ingat, iya teman sebangku saya yang mudah sekali tidur, meski jam pelajaran sedang berlangsung, dan guru sedang bersusah menerangkan pelajaran. Keberanian yang luar biasa (maaf ya Ca..)..saya juga ingat teman saya yang selalu bersusah payah menyiapkan kupingnya hanya untuk mendengar curahan kisah dari saya, mungkin sekarang dia kan jauh lebih tenang, karena sudah jauh hari saya hampir tidak pernah melakukan hal yang sama lagi.
Tidak juga mudah untuk dilupakan, teman-teman seperjuangan..hmm, "manager" sebutanku bagi mereka. Tapi sayang kali ini, malangnya manager yang dimaksud tidak pernah berupah..(haha..peace!!)
yang jelas masih banyak lagi..butuh berlembar-lembar, jika saya harus menceritakannya di kotak putih ini. Jadi, maaf ya.. tidak banyak yang bisa saya ceritakan..

Yah..bisa jadi hal-hal tadi lah yang membuat mata saya sulit terpejam hingga larut seperti ini..
entah kesan apa yang saya dapat, tapi bisa kok saya rasakan..^_^v
Saya juga tidak tau bagaimana pola kerja hormon kebahagiaan di tubuh saya, sehingga bisa menarik-narik ujung bibir saya, sampai bisa selebar itu..hihihi..

mungkin, karena perjumpaan seperti tadi jarang ditemui, meski kami berada pada kota yang sama, namun jarang sekali bersua, tanpa bermaksud menyalahkan keadaan.., tapi memang benar, bisa saja karena ritme kota yang bergerak sangat cepat yang akhirnya sering memangkas perjumpaan kami.
atau..bisa juga, pertemuan itu berpapasan dengan Lebaran..
Aha..lebaran..iya lebaran...
Ah..Lebaran memang selalu memukau sejak dulu..
Lebaran selalu memunculkan pesonanya tersendiri, memancarkan rona jingga yang menarik pada wajahnya sebagai penutup lebaran.

**
Ada keharuan saat ritual saling memohon dan memberi maaf pada kerabat dan famili.

"Maaf lahir batin ya, saya banyak salah".

Saya yakin ucapan maaf tadi akan menuai banyak doa dan keharuan di tengah-tengah orang terkasih, apalagi dengan meraih punggung dan kecupan pipi yang bersisian..
Lebaran memang ajaib, ia seperti magnet, menarik tiap insan..membuatnya berada di satu tempat dalam waktu yang sama, melepaskan kerinduan, mengukuhkan silaturahmi, merajut tawa-tawa kecil dan menuai berjuta senyum..
Puji Syukur bagi yang Mahabaik..
karena masih diizinkan untuk bertemu Lebaran lagi..

Untuk orang-orang terkasih (Sahabat, karib, dan keluarga) yang tetap menawarkan keramahan, di satu sudut menjelang Iedul Fitri

"Sekali lagi, maaf lahir bathin ya..semoga Yang Mahabaik senantiasa berkahi kita..Amiiin"

dedicated to:
Sahabat, Teman, dan Keluarga terkasih ^_^v

Sabtu, 29 Agustus 2009

Dari Saya untuk Mereka

Kali ini bulan Ramadhan..
saya selalu jatuh cinta dengan Ramadhan..
iya..bulan Ramadhan
Saya suka...sekali
sangat..sangat..suka..
*kalo kamu...??*
saya tau pasti kamu juga suka!!
siapa yang tidak suka.?!!
Pada Ramadhan, Yang Mahabaik hamparkan ampunan dan rahmatNya
Di Ramadhan, banyak hal baik yang sudah ranum, siapa saja boleh memetiknya, dan mengantonginya banyak-banyak..
karena Yang Mahabaik akan menukarkannya dengan poin berlimpah^_^

Kemarin siang, seseorang mengatakan sesuatu pada saya. Kata-katanya memukau, membuat saya menangis, tapi membuat semangat pada diri saya penuh, bahkan hampir saja tumpah ^_^

kata-katanya baik sekali. rasanya 1-2 jam sangat tidak cukup bagi saya. Saya siap mendengarkan seharian penuh.

**
tidak hanya itu yang membuat saya menangis dan semangat penuh.
ada yang lainnya, iya..hari itu penuh senyum bersama sahabat saya.
saya selalu rindu mereka.
kami pun bertukar cerita. bahkan saya sempat diberi hadiah sebagai tanda kenang, kata mereka.
semakin tersenyum saya..
ketawa-ketawa kecil mereka membuat hidup saya lebih hidup.
ada arti besar bagi saya dari mereka
karena dulu, mereka bahan bakar saya
karena dulu, kebingungan kecil mereka menjadi ilmu bagi saya
karena dulu, lintasan wajah mereka menjadi sejuk do'a-do'a saya

**
semoga mereka memahami arti senyum lebar di wajah saya
semoga mereka mengerti pesan singkat yang saya sampaikan.

rasanya ingin terus mendoakan mereka,
agar bisa menjadi lebih baik dari saya
agar bisa bersemangat lebih, dan membaginya untuk saya
agar bisa terus bercahaya, agar terang jalan saya
agar mudah setiap langkahnya dalam hal-hal baik
agar juga jadi orang-orang baik
lalu...
agar tetap menyematkan saya di tempat yang sederhana pada kepingan-kepingan memori mereka
karena saya tetaplah masa lalu mereka..

Allah yang Mahabaik, jaga mereka ya agar tetap baik
jaga mereka agar kelak tidak jatuh
jaga mereka...
karena saya sayang mereka..

**
saya juga ingin bilang,
terimakasih ya...^_^
miss u All


dedicated to my litlle sisters:
Nana, Herdli, Ranov, fadya, siti, Tyas, Wini, Dizka, Delta, Dita,Tiara

Selasa, 25 Agustus 2009

Tentang yang menang..

Mengikuti satu kontes atau lomba pasti mengasyikkan buat saya.
Apalagi kemenangan bisa didapat. Meskipun bukan hal itu yang menjadi inti persoalannya. Pepatah mengatakan jangan melihat hasil, yang penting adalah proses. Karena dari proses bisa kita dapatkan banyak hal, belajar mengerti sesuatu, belajar tentang berbagai hal, tentang kesabaran, sportivitas, tentang kompetisi sehat, dsb.

Tapi, saya pasti senang jika kemenangan adalah satu kenyataan yang harus saya terima.^_^
yap..inilah kenyataannya, saya bisa memenangkan sebuah kontes bernama Kontes Ilmu Photoshop, di salah satu site di internet, ilmuphotoshop.com..
keikutsertaan saya pada website ini, tidak sepenuhnya pertanda bahwa saya 'jago' atau mahir menggunakan program photoshop, justru karena hobi saya menulis, sehingga mendorong saya untuk ikut kontes ini..

alhamdulillah...meski hadiah yang diberikan sederhana, tapi kemenangan untuk hal yang sederhana bukanlah satu hal yang sederhana bagi saya..

kalau mau liat ada nama saya di link ini: (dilihat ya...^_^)

http://ilmuphotoshop.com/2009/08/21/pemenang-kontes-ilmuphotoshop/

bagaimana??
mau coba??(hmm, maksud saya mencoba menulis, bukan mencoba kaos-nya..hehe^_^)

sesuai sama jargon website ini, Sooo...."
Stop Dreaming Start Action."