Minggu, 06 Juni 2010

izinkan saya jadi Ibu

kau tau siapa yang kau sebut-sebut dengan 'ibu, mama, mbok'e, bunda',,atau apa saja untuk seorang perempuan yang mulia, yang senantiasa bersanding bimbingannya denganmu..??

iya..
cuma seorang ibu..
yang beribu tegarnya..
yang berjuta sayangnya..
yang berjuta sabarnya..

kalaulah tidak begitu..
rasanya kurang pas ia disebut-sebut 'Ibu'

komposisi.
tidaklah pernah ia berikan kasih sayang dengan komposisi yang pas, selalu berlebih,
tanpa batas tepatnya..
volume sabar dan tegarnya selalu berada pada takaran yang tepat..

kemudian saya ingin katakan..
Selamat datang...selamat berjuang..

pada Ibu..
ustadzah bagi madrasah kecil barunya..
ummahat bagi jundi-jundi kecilnya..

lalu Tuhan,

saya ingin selipkan sebuah do'a ini di sudut langit-langit malamMu
izinkan saya jadi Ibu
untuk tau apa rasa
memendeknya waktu tidur
ujung payahnya tubuh
menyimpan & men-senyum-i episode-episode melelahkan


untukmu Ibu,
selamat menelusur jalan-jalan ini
jalan yang bersurga ujungnya ini
selamat atas nikmat untukmu ini...

Senin, 08 Februari 2010

tenang saja...??

Semuanya akan baik-baik saja kok..

Tenang saja...

Dan aku harus kuat,

Harus...

(meskipun rasa tenang itu belum sedikitpun ada..sedikit saja..)

**

Masih aku harapkan sebuah percepatan..waktu..ya, tentang waktu-waktu penuh kekhawatiran bersamamu..

Kenapa saya selalu khawatir, apakah ini pertanda atau hanya halusinasi saja..

Kenapa kau membuatku takut dan SANGAT takut kehilanganmu..KENAPA??

Apakah diriku benar2 menyayangi dan mencintaimu..??dan

Apakah dirimu menyayangi dan mencintaiku..??

Sulit buatku..

Mengerti tentang knp aku khawatir selalu..

Padahal sering kau tenangi aku, dengan kalimat2 penenangmu, “tenang saja...,pastinya...dsb”

Mengerti tentang rasa untuk lambatnya waktu hingga akad..

Meskipun banyak yang berkata, waktu cepat sekali berlalu

Mengerti tentang kenapa kita bersatu..

Meskipun harus kau korbankan 1 hati dulu sekali

Mengerti tentang cara kita menyayangi..

Meskipun aku selalu berharap cara yang lebih tepat

Mengerti tentang kenapa kau sayangi aku..

Meskipun aku jauh dari kata baik

Mengerti tentang kenapa kau cintaiku.

Meskipun aku tidak berkawan dengan kata sempurna.

Mengerti tentang kenapa kau memilihku..

Meskipun kau tau siapa aku..

Mengerti dimana hatimu bersandar

Meskipun tidak sekali aku yakinkan diriku, bahwa hanya aku..

Mengerti tantang liku hidupku bersamamu saat ini..

Meskipun aku selalu tenang saat disampingmu

Mengerti tentang sabar dan baiknya dirimu..

Meskipun aku bukan penyabar

Mengerti tantang segalanya kamu..

Meskipun aku mencoba pahami kamu

Sayangi aku

Sayangi aku

Sayangi aku

Temani aku

Temani aku

Temani aku

Hingga berpulang..

Hingga tak bisa lagi aku membuatkan teh hangat setiap pagi dan sore untukmu

Hingga tidak ada lagi kisah Es kelapa Jeruk di tengah hari bolong

*catatan ini saya temukan tepat di siang hari, tanpa disebutkan siapa pemilik catatan ini..

Sabtu, 26 Desember 2009

Akankah bisa..??(untuk yang akan kusemayamkan dan kutambatkan..)

Bunda..,ceritakan sejenak padaku, kali pertama dirimu bertemu dengan ayah, diantara ribuan wajah yang membayang di langit-langit mimpimu. Karena aku ingin membayang kisah romansa yang dulu sekali itu..
Bunda...,kisahkan padaku, bagaimana dirimu bisa memilihnya, dan yakin akan menghabiskan ribuan detik bersamanya hingga renta nanti? Agar aku bisa tau pasti, yang kan setia padaku sesetia ayah padamu, hingga renta, dalam suka dalam duka, yang kan bijak menjadi pemimpin hidupku dunia akhirat, yang kan sabar menggenggam erat-erat tanganku, disaat aku jatuh, memeluk hangat tubuhku disaat aku layu, dan tersenyum lebar disaat aku berlumur suka.

Lalu, bunda.., apakah dulu wajah ayah tampan nan rupawan..?seperti apa kerupawanan ayah, hingga membuat kau tak mudah lagi tertidur pulas sepulas-pulasnya. Sehingga aku mengerti, kerupawanan dan ketampanan macam apa yang memiliki makna penuh, dan agar aku mampu meposisikan antara kerupawanan dan ketampanan seorang pemimpin kelak bagiku itu, bunda..

Lalu, bunda, deskripsikan bagaimana tingkah polah ayah, dalam hari-hari kalian setelah perkawinan, saat-saat dirimu merindukannya, pada detik-detik dirimu akan melahirkan aku, dan saat udara malam menusuk-nusuk tulang-tulang, juga saat matahari siang menyelubung dan memunculkan efek panas ke pori-pori kulitmu, bunda..

Bunda..,bisakah kau lukiskan, apa warna perasaanmu ketika setiap bangun pagi, lalu parasnya yang pertama kali kau temukan disamping dirimu..merah jambu kah bunda..?, atau merah hati..., putih tulang mungkin..?tolong katakan bunda..?Agar aku kelak bisa memberikan warna pada pagi-pagi ku untuk nya kelak, seperti kau memberi warna pada ayahanda.

Lalu..seperti apakah saat itu, ayah memintamu untuk bersisian hingga renta?
turunkan saja sedikit kemuliaanmu bunda..,ketegaranmu, kesabaranmu, keelokanmu, dan keagunganmu yang menggunung itu kepadaku. Agar aku bisa belajar, ketika sudah datang waktunya, akan aku katakan untuknya;

"..akankah bisa, kau menerimaku,
untuk yang tidak setegar bunda
yang tidak menggunung ketegarannya,
kesabarannya dan kemuliaannya..
lalu akankah kau bisa..??"

"untukmu yang akan kutambatkan dan kusemayamkan perjalanan hidupku.."


Sebuah Testimoni untuk orang-orang terkasih

Sebenarnya, ini bukan perjalanan kali pertama saya ke kota tua yang penuh guratan memori di sela-selanya. Iya, betul sekali kawan..ini perjalanan saya yang kesekian kalinya.
Dulu sekali, pertama kali saya ke kota ini, saya ingat betul, saya menyambangi kota ini, dengan berkendara bersama orang-orang terdekat. Saat itu banyak bahagia yang tumpah kawan, ingat tidak, pada akhir saya menulis tentang kota ini, ada harapan dan doa yang saya kantongi agar bisa kembali lagi, kawan..^_^!!

Kunjungan kedua dan kesekian kalinya, tentu masih saya ingat..yang pasti bahagia tetap tumpah, dan pasti akan selalu ada senyum-senyum kecil di sekelilingnya.

Kemarin, pagi-pagi sekali, hujan turun, memang tidak besar, beberapa menit kemudian, matahari muncul dari peraduannya dan menyumbul dengan proporsi yang sempurna..perfect!!(alhamd
ulillah..)

Bepergian keluar kota di bawah cuaca yang bersahabat, pasti didambakan setiap yang akan bepergian ke tempat tujuan. seperti kemarin pagi tepatnya, saya, Dita, Rina, Arko, Tri, Tris, Rendar, dan (menyusul) Lukman, berangkat dari Jakarta menuju Bandung, itu loh..kota yang mampu menjadi magnet dan candu banyak orang. Sekali berkunjung, pasti ingin kembali lagi...dan lagi... (seperti saya, kawan!!), menyenangkan...??itu pasti kawan!!^_^v
Meskipun jadwal keberangkatan sedikit bergeser dari rencana awal, karena satu sebab, tidak secuil pun kita hiraukan, karena kami yakin, bukan itu bagian terpenting dari perjalanan kemarin.

Mengunjungi sebuah resto di ujung kota bandung menjadi tujuan utama kami. Selama menyusuri jalan, saya merasakan bahagia penuh, sebab lama saya tidak melihat mereka tersenyum lebar seperti kemarin, sebab mereka memenuhi isi kantong saya dengan banyak kisah yang dibagi dari kepingan-kepingan memori di kepala mereka. Mungkin, mereka sudah menyimpannya sejak lama, dan sudah berjejalan, rasanya sudah sempit ruang memori mereka dan ingin sesegera terbagi.

Saya rasa adalah pilihan tepat mengisi ujung pekan bepergian bersama orang terkasih dan sahabat. Bisa menghapus bayangan-bayangan setumpuk kerjaan di kantor yang rumit, dan bisa membuat diri kita jauh dari sedih dan hal pelik lainnya.Duuh...hati siapa yang tidak menjelma jadi teduh, jika disekelilingnya masih ada orang-orang terkasih yang setia menemani ^_^v

Waaah..apa lagi yah yang harus saya ceritakan??..sepertinya dari tadi, jalinan paragraf yang saya tulis belum bisa menjadi gambaran utuh tentang senang dan bahagia yang menyemut di hati kami, seharian kemarin..
Hmm...percayalah kawan..kemarin adalah perjalanan yang memukau, tidak akan bergeser barang sedikit dari ingatan, kalau kalian bagaimana kawan...??(saya yakin, mereka merasakan hal yang sama, meski cara berungkap kami saja yang berbeda)^_^v

Haaah, pantaslah kiranya..hari kemarin saya jadikan satu poin yang bisa saya tambahkan pada daftar peristiwa mengesankan bagi saya di tahun ini. Satu lagi, yang membuat saya jauh lebih bersahabat dengan hujan, iya..meski kemarin berada dibawah hujan..toh kami tetap diguyur senyum.., betul kan kawan..??
Dan ini yang membuat saya mengerti akan satu hal, "teman adalah hadiah terbaik bagi kita, bukan begitu Rin..??"

"semoga bahagia selalu gegap gempita mengelilingi kami...See u soon.."



regards,

irni

Kamis, 03 Desember 2009

Titik Balik dan Songsong...!!!

Kawan, rasanya waktu bergegas dengan kecepatan mengagumkan, hingga tanpa sadar sedikit lagi jarak kita songsong 2010.

Kawan, tadi malam adalah hari yang menyenangkan bersama orang baik di bawah hujan. Seperti beberapa perjumpaan sebelumnya, perjumpaan kami memang selalu memukau, kami selalu mengantongi banyak kesan, saya, orang baik dan ornamen sekitar, pasti mengembangkan senyum sepanjang hari, itu pasti kawan!!hihi...bisa kau bayangkan kawan, bagaimana??..menyenangkan yah??
Bagaimana tidak, rasanya saya ingin membuat perjumpaan itu bagian dari segmen dejavu dalam ribuan detik yang saya punya di masadepan..ingin selamanya..dan terus, mengembangkan senyum, melihat tawa ringan di bawah hujan yang jatuh kecil-kecil, dan melihat Si Wajah semburat jingga sehari penuh, hingga perlahan senja beranjak turun..

Kawan, bagi saya waktu adalah semacam barter, menukar sekitar berkilo-kilo jarak dan waktu yang ditempuh dengan berlembar-lembar coretan kisah, tentang diri, keluarga, orang-orang terkasih, dan sekutar,lalu kisah itu hanya melajur pada dua titik waktu, yang pada awalnya bertajuk 'sekarang', menjelma seketika menjadi 'dulu' atau 'pernah'..betul tidak kawan??, "The present will be the past.." (hehe betul ga ya..?). Saldo yang kita dapat adalah berupa ribuan rasa, tentang senang, susah, sedih, payah, gundah, dan seterusnya..sudah, mungkn sebatas itu saja, jikalaupun ada makna luhur di balik itu, itu pertanda ada poin lebih dari yang Mahabaik, kawan!!

lanjut ya kawan..?!,
jika boleh, saya ingin sedikit merunutkan secara mundur, menitik balik sekian hasta jarak waktu kebelakang, tentang semua yang sudah lewat..
Saya memang tidak mudah mengingat, tapi jelas, di awal tahun ini, beberapa bulan lalu, yang saya ingat, saya menuliskan beberapa poin penting, tentang target dan capaian di masa mendatang..
kemudian hampir di pertengahan tahun, tepatnya di bulan ketiga, ada perhelatan besar saudara kembar saya, waktu itu banyak bahagia yang diselipkan.

Bulan Juli,
semakin berjejalan senyum dan bahagia, menyusuri Bandung bersama orang baik, meronce kisah-kisah yang berserakan, dan menyusunnya baik-baik dan perlahan.

di Oktober,
penuh kejutan, sampai-sampai saya jatuh cinta pada Oktober, sebab penuh kejutan dan memukau, ingat kan?? saya pernah menuliskan tentang Oktober??Kembali kami susuri berjuta-juta centimeter kota Jogyakarta, dengan kereta api yang berkecepatan penuh...
hmm Malioboro yang cantik..
Kali itu, melancong menjadi tujuan kesekian, karena tujuan utama perjalanan jauh kami adalah menerima satu penghargaan karena saya yang berhasil meraih prestasi dari jerih payah kegemaran saya yang satu ini, iya..menulis..beratus ribu syukur untukMu yang Mahabaik, tambahkan nikmat kami ya..??amiiin....

Tidak hanya itu kawan, yang membuat saya jatuh hati sangat pada bulan (oktober) ini, ada hal lain. Keberangkatan orang terkasih (kedua orang tua) ke Tanah Suci di belahan bumi d seberang sana, membuat suplai syukur saya semakin gencar saya panjatkan padaNya..Allahuakbar!!!

tidak hanya Oktober, November pun memukau bagi saya..sangat!!!

beberapa waktu lalu saya sempat gagal melalui tes kualifikasi untuk bekerja di salah satu perusahaan transportasi udara di Jakarta, sebuah 'maskapai' ternama, jika sekali saya sebutkan pasti kau langsung berkata "...ooh..iya saya tau..", iya, pasti kau akan berucap itu kawan, sudah bisa ditebak..!!^_^v
kabargagal-nya saya memaksa saya harus melupakan harapan untuk bekerja di sana..
Namun, kau tau tidak kawan..??

Apa yang kau tau tentang rezeki, dan nasib baik..??

seorang bijak, yang pernah saya dengar kata-kata bijaknya, meskipun saya tidak kenal baik dengannya, pernah berkata, yang Mahabaik akan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka, jika kita bersyukur tanpa henti, dan terus bersyukur..!!
Kau tahu tidak kawan??, saya mengalaminya..iya, persis di bulan (November) ini, perusahaan 'maskapai' itu ternyata masih membutuhkan seorang karyawan lagi, di unit yang berbeda..tanpa "ba..bi..bu.." saya langsung melesat ke sana beberapa detik setelah ada telpon dari perusahaan itu..
ada ribuan rasa di diri saya..tapi saya hanya bisa rangkum dalam satu kata "unbelievable.."
berbait-bait syukur saya keluarkan sepanjang jalan.."..semoga ini awal yang baik..."
itulah potongan kisah November ini..
banyak kisah di 2009, semoga masih banyak suplai bahagia hingga akhir tahun ini,
ahh, kawan...saya siap songsong hari-hari depan saya..sebab saya sudah banyak kantongi energi di beberapa bulan lalu.., tau tidak kawan, kantong saya penuh..
untuk itu saya tuiskan ini, saya ingin membaginya pada kalian..tentang bahagia, semangat, dan cita..semoga senyum kalianpun ikut terkembang yah..
agar banyak do'a bagi saya, bagi kalian, sahabat, orang terkasih, dan lembaran kisah- kisah yang belum terbuka untuk kita kawan...^_^v

semoga bahagia dan keberkahanNya selalu berkeliling untukmu, untukku dan kita semua..Amiiiin Allahuma Amiin...

Kamis, 29 Oktober 2009

karib lama dan menulis

Kali ini tentang karib lama.
Maaf ya..saya lupa menulis.
rasanya ritme beberapa minggu belakangan sedikit lebih cepat.
dari hap..hap..hap..
menjadi haphaphap..
arrrrrrggggghhh.....!!!

maaf ya..
karena itu saya sulit menyelipkan jadwal kapan saya menulis lagi

oke..oke..sekarang,tenang kawan..
sekarang saya sudah memiliki sedikit waktu untuk menulis,
yup, seperti permintaanmu tempo hari..

saya akan menulis tentang kita yang bermil-mil detik kebelakang
tentang tangan-tangan kita yang masih bergenggam untuk memulai satu permainan..
"ya..suit..siapa menang??" tanya-mu
"aku yang menaaang..." ujarku
nah, yang lain punya giliran berkata: "HOREEEEE.....kamu kalah..kamu kalah.."(sembari jari-jari kecil mereka saling beradu..prok..prok...prok..) hmmm...riuh...ramai sekali..^_^v
dan kita berlarut SENANG..
rasa-rasanya tanpa beban hidup yang menggantung yah kawan...??
setiap hari hanya kenal bermain..dan bermain..
hobi kita sama, bermain...
iya, bermain..
Hore....!!!

**
kamu ingat,
pernah satu kali aku menangis..
maklum menangis tanpa tujuan jelas
berteriak keras..pasti berisik..

kamu tau,
itu akibat ulah mu,
kamu berlaku curang saat permainan berlangsung..
tidak adil :(

dan kamu tau..

dalam sekejap...
tangisan tadi hilang

dan...
taraaaammmmm...

saya tersenyum lagi...
sebab saat itu saya senang,
sebab di sesi berikutnya, kita satu regu..
pasti kita menang dalam permainan tadi..
haha...
sebab tim kita kuat
sebab ada kamu
ada aku
dan karib handal yang lain..


**
hey..apa yang kamu rekam kuat di memorimu saat ingat masa-masa ini?

tingkah usil??
sandal jepit??
celana pendek??
rangkaian tawa sepanjang hari??
es bon-bon??
kaos oblong yang dekil dan punya aroma khas keringat akibat bermain seharian di bawah siang??
atau..ada lagi..??
bisa bantu ingat..??
pasti ingatanmu jauh lebih kuat..

**
tulisan ini untuk karib lama: terimakasih ya, sudah membuat otak saya sedikit bergerak, paling tidak untuk menguji apakah saya masih ingat dan bisa menulis tentang cerita di ribuan detik sebelumnya, maaf ya..meski sedikit kikuk saya uraikan tulisan tadi, meski tidak banyak..tapi ini untukmu loh, karib lama saya.
akhir kata..
semoga pertemanan ini terus melekat ya..^_^v

Jumat, 09 Oktober 2009

Menuju Jogja..

Menulis memang tidak sulit, tapi bagi saya bukanlah perkara yang bisa dibilang mudah..banyak manusia-manusia cerdas diluar sana,(..hmm entahlah dimana tepatnya..), jari jemari mereka tiba-tiba kebas ketika ingin menyusun sebuah kalimat, ataupun ungkapan sepele. Saya rasa, jika menuliskan hal yang sepele saja kebas, bagaimana mungkin akan mampu menuliskan sebuah tulisan dalam rangka mengungkapan satu hal…,“cinta”.., pasti rumit..!!

Begitupun saya, terkadang jemari saya akan terasa tanpa syaraf saat ingin menulis, dengan kata lain, “lumpuh”, tidak bergerak ketika ingin menuliskan banyak hal, entahlah bagaimana pola kerja syaraf otak dan jemari saya pada saat saya ingin menuliskan sesuatu, karena semua mendadak sulit untuk saya tulis, meskipun hanya untuk satu frase..

Uuh….,seperti saat ini misalnya, bagaimana caranya membuat frase yang dapat membahasakan berkuintal-kuintal apa yang saya rasakan saat ini, tentang banyak hal.. iyaa..tentang apa saja,..

Mungkin…,

tentang saya yang tahun ini sudah dua kali memenangkan kompetisi menulis, Alhamdulillah, satu dari sekian capaian target tahun ini bisa saya tembus..


Saya senang..sangat..!!

Kemudian, hmmm apa lagi ya…oh, mungkin tentang saya yang sabtu pagi besok bersiap memburai banyak senyum, menghirup udara di sudut kota Jogjakarta, dan bukan tidak mungkin ada tawa-tawa kecil yang keluar mulai dari perjalanan ketika di dalam kereta..hmm, pasti akan menyenangkan yah..?!


Uaaah..jadi tidak sabar..!!^_^v


**

Dalam hidup, setiap orang pasti akan melewati kali pertama,

Betul ya?

Betul kan…??

Betul dong…??

Nah, ini kali pertamanya saya ikut kompetisi menulis, awalnya memang sih…ragu, tidak pede..dan perasaan-perasaan lain yang menyebabkan saya mundur perlahan dari kegandrungan saya menulis. Kemudian saya coba, dan ini hasilnya, saya bisa dapatkan satu penghargaan yang berarti bagi saya…iya, penghargaan itu berupa pengalaman.

Satu hikmah baik yang dapat saya petik, “..Jangan Pesimis..terus coba dan berusaha..pasti berhasil..”

Saya yakin setiap orang akan menyambut hal tersebut dengan kepuasan hati secara khusus, mungkin sedikit senyum untuk diri sendiri, dan itu lumrah, karena itu pertanda motivasi dan investasi energi untuk berbagai prestasi selanjutnya, jadi..bukan untuk tinggi hati.



**


Seharian ini, pikiran saya hanya melambung ke Jogja..iya Jogja...

Dan ini kali pertama saya ke Jogja tanpa keluarga dan kerabat dekat, tujuan perjalanan ini juga kali pertamanya untuk menghadiri undangan sebuah penerbit. Dan ini pengalaman yang menarik..pasti!!!

Hey..jangan dibayangkan acaranya akan se heboh SCTV Award, AMY Award, bahkan sangat jauh berbeda dari Grammy Award atau ajang penghargaan lain yang megah..bukan, bukan seperti itu..

Acaranya sederhana saja, tidak diselenggarakan di gedung mewah, tidak ada red carpet, apalagi makanan-makanan yang ke barat-baratan, atau bahkan yang menghadiri akan bergaun dan berpakaian kelas atas.

Tidak..!!


Acara yang akan saya sambangi, akan digelar di pelataran Sebuah masjid di kota Jogja., Masjid Jogokariyan Pastilah disana kalian tidak akan menemukan orang-orang tadi, ya…yang bergaun indah, ber-tuksedo, dan properti-properti mewah tadi.

Ah…semua itu tidak penting buatku..

Karena ada yang penting di bagian akhir dari tulisan ini..

Dengar yah..saya akan pergi bersama orang baik loh..!!hehe..

Pasti saya akan melihatnya tersenyum, tertidur di kursi kereta, dan tertawa lepas selama menyusuri jalan menuju kota Jogja.


Semoga teduhnya kebersamaan ini akan menjadi teman sepanjang hari di Jogja